Bahkan, pengguna pun bisa memilih file backup mana yang ingin mereka pulihkan. Itu karena semua file backup dari smartphone ataupun tablet Android akan terhubung dengan akun Google.
Fitur ini tentu akan sangat berguna untuk pengguna Android yang sering berganti perangkat, ataupun sering melakukan wipe di gadgetnya itu.
Sebenarnya fitur semacam ini sudah ada di OS Android sejak lama. Saat melakukan setup di perangkat Android baru, OS-nya akan otomatis mengunduh aplikasi-aplikasi yang sebelumnya pernah diinstal. Namun terkadang fitur ini tak berhasil mengunduh semua aplikasi dengan sempurna.
Tak adanya fitur backup-dan restore yang bagus di OS Android inilah yang memunculkan aplikasi semacam Titanium Backup. Namun sayangnya aplikasi tersebut membutuhkan akses root di perangkat Android, dan tidak semua orang bisa dan mau untuk me-root perangkatnya.
Seperti yang dilansir oleh Ubergizmo, Jumat (11/7/2014), isunya fitur ini masih berada dalam pengembangan tahap awal, dan kemungkinan baru akan muncul bersamaan dengan dilepasnya Android L ke publik.
(ash/ash)
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.
11 Jul, 2014
-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656095/s/3c633e67/l/0Linet0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A70C110C1124450C26342560C3170Crestore0Eaplikasi0Edi0Eandroid0Ebakal0Emakin0Egampang/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
