Malware Mulai Hantui Ribuan Pengguna iPhone

Jakarta - Keyakinan bahwa iPhone adalah smartphone teraman di dunia agaknya terpatahkan juga. Laporan dari Palo Alto Networks menemukan malware yang berbahaya dan menjadi ancaman serius.

Palo Alto Networks menemukan malware yang disebut sebagai WireLurker. Dan Wirelurker sudah menginfeksi setidaknya ratusan ribu pengguna iPhone dan akan berdampak lebih luas.

Menurut perusahaan keamanan itu, ancaman tersebut menyebar melalui Maiyadi App Store, aplikasi toko online pihak ketiga yang ditemui di sistem operasi OS X. WireLuerke sendiri diketahui berasal dari China.

App Store abal-abal untuk Mac ini dikabarkan sudah diunduh 356.014 kali. Komputer yang sudah terinfeksi langsung mengirimkan Wireluker menyebar ke perangkat iOS yang terhubung melalui USB, kemudian malware ini me-rewrite program yang ada perangkat melalui pergantian file biner.

Bahayanya lagi, ini adalah bug pertama yang dapat menginfeksi iPhone bahkan belum di-jailbreak sekalipun.Sehingga kemungkinan aplikasi bukan datang dari App Store, sangat mungkin terjadi.

Memang belum diketahui apa bahaya laten dari malware tersebut, namun ini jelas ancaman serius bagi pengguna iPhone yang diklaim aman karena menutup ekosistemnya. Demikian seperti detikINET kutip The Verge, Kamis (6/11/2014).

(tyo/rou)

This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

06 Nov, 2014


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656095/s/403474ce/l/0Linet0Bdetik0N0Cread0C20A140C110C0A60C1343480C2740A890A0C3230Cmalware0Emulai0Ehantui0Eribuan0Epengguna0Eiphone/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
LihatTutupKomentar