Soal Pornografi, Menkominfo: Langkahi Dulu Mayat Saya

Jakarta - Menkominfo Rudiantara, tengah meninjau kembali pencabutan pemblokiran situs berbagi video Vimeo yang diblok tim Trust Positif di era Tifatul Sembiring. Tapi dia menegaskan komitmennya terhadap pemblokiran konten pornografi di internet.

Sebelumnya pemblokiran situs Vimeo banyak menuai protes dari sejumlah penikmat internet di seluruh Indonesia. Menkominfo pun menyerap aspirasi tersebut.

"Vimeo ini kan sangat diminati oleh masyarakat. Saya sangat mengerti kreatifitas dan semacamnya kan perlu kita dorong. Saya bisa memahami perhatian teman-teman sekalian tentang hal ini," papar Rudiantara usai menjenguk Samuel Franklyn di rumahnya, Rabu malam (05/11/2014).

Oleh karenanya, Rudiantara coba mengupayakan agar bagaimana Vimeo tetap dapat kembali diakses namun juga di sisi lain tetap memblokir hal-hal yang berbau pornografi dan tidak akan berkompromi soal itu.

Rudiantara menyatakan bahwa dirinya memiliki komitmen yang tinggi terhadap blokir pornografi di Indonesia. "Saya sudah beberapa kali sampaikan, terhadap pornografi, over my dead body! (langkahi dulu mayat saya-red)" ucap Rudiantara tegas.

Menurut Rudiantara, pornografi bisa merusak masa depan anak-cucu yang mana merupakan generasi penerus bangsa. Rudiantara pun berencana agar Vimeo nantinya bisa memberikan filtering pornografi secara otomatis.

Rudiantara ingin agar Vimeo tidak hanya memberikan flag atau peringatan terhadap konten berbau pornografi, tetapi juga sebuah tulisan misalnya "This service is not recognize or available in this region".Next

Halaman 1 2
(fyk/fyk)

This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

06 Nov, 2014


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656095/s/40344875/l/0Linet0Bdetik0N0Cread0C20A140C110C0A60C1235590C2740A7750C3980Csoal0Epornografi0Emenkominfo0Elangkahi0Edulu0Emayat0Esaya/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
LihatTutupKomentar