Serangan Cyber Jadi Makanan Sehari-hari Israel

Jakarta - Jadi sasaran serangan cyber bisa dibilang sudah jadi makanan sehari-hari Israel. Jadi ketika dunia mengutuk mereka dan peretas melancarkan gempuran, Israel tak gentar menghadapinya.

"Israel siap," tegas Dina Beer, CEO Israel of the Internet Association (ISOC) seperti dilansir Times of Israel.

"Saya tidak ingin mengatakan bahwa serangan cyber kepada Israel itu mudah dihadapi, tetapi kami selalu siap untuk berhadapan dengan mereka (peretas-red.)," lanjutnya.

Hal ini, lanjut Dina, lantaran Israel hampir setiap hari menjadi target aksi DDoS dan serangan cyber lainnya. Jadi mereka telah pengalaman menghadapi ini.

"Perbedaan saat masa-masa krisis seperti sekarang ini adalah soal jumlah hacker yang berpartisipasi terhadap serangan," ungkapnya.

Sementara menurut Isaac Ben-Israel selaku Head of the Tel Aviv University's Yuval Neeman Workshop for Science, Technology & Security, akan menjadi hal bodoh jika Israel memandang enteng serangan cyber yang kini tengah menggempur mereka.

Terlebih, beberapa hari terakhir serangan yang menyasar ke situs milik zionis tersebut telah tumbuh 900%.

"Jika biasanya ada 100 ribu serangan setiap hari, sekarang kami menerima sekitar 1 juta serangan. Asalnya dari berbagai negara Arab dan muslim," lanjut Isaac.

(ash/fyk)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

10 Jul, 2014


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656095/s/3c58d9ab/l/0Linet0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A70C10A0C110A4420C26331830C3230Cserangan0Ecyber0Ejadi0Emakanan0Esehari0Ehari0Eisrael/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
LihatTutupKomentar